Selasa, 07 Juni 2022

Graf Garis, Sub Graf dan Cilque

 Makalah 

Teori Graf






Oleh :

Zaitun (19061018)

Eliza Maria (19061030)

Fitri Liani Putri (19061016)

Muhammad Arifudin Syah (19061022)

Ahmad Rodi (19061013)



Prodi Pendidikan Matematika

Fakultas Sains, Teknik Dan Terapan 

Undikma Mataram 

2022


Kata Pengantar

Atas Berkat Rahmat Tuhan yang maha esa, Atas segala karunia Taufik Hidayah dan inayahnya sehingga kami bisa meyelesaikan Makalah tentang Graf yang berfokus pada tiga pokok bahasan besar yaitu Graf Garis, Subgraf dan Cilque yang menjadi salah satu tugas kelompok kami dalam menjalankan UTS pada mata kuliah teori Graf.

Kami berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada ibu dosen pembimbing mata kuliah teory graf yaitu  ibu Eliska Juliangkary Mp.d yang telah selalu senantiasa membimbing kami untuk menyelesaikan makalah

Kami selaku penulis tentunya masuh banyak sekali kekurangan baik itu dari segi penyampaian materi, kerapian dan penyajian di bidang kenyamanan pembaca oleh karena itu kami memerlukan kritikan dan saran yang bersifat membangun dari para pembaca






Mataram, 5 Juni 2022



Penulis



Daftar Isi



Daftar Isi 3

Bab I Pendahuluan 4

1.1. Latar Belakang 4

1.2. Rumusan Masalah 4

1.3. Tujuan 4

Bab II Pembahasan 5

2.1.Graf Garis 5

2.2. Sub Graf 8

2.3. Cilque 10

Bab III Penutup 20

3.1. Kesimpulan 20

3.2. Saran 20

Daftar Pustaka 21











Bab I

Pendahuluan

Latar Belakang

Teori graf merupakan cabang ilmu matematika yang menarik dan banyak dikembangkan. Dengan mengkaji dan menganalisa model atau rumusan dapat diperlihatkan peranan dan kegunaan teori graf dalam memecahkan berbagai macam permasalahan. Permasalahan yang dirumuskan dengan teori graf dibuat sederhana, yaitu diambil aspek-aspek yang diperlukan dan dibuang aspek-aspek lainnya. Selain itu graf dapat juga digunakan untuk merepresentasikan obyek-obyek diskrit dan hubungannya antara obyek-obyek tersebut. Dari sekian banyak konsep yang ada, salah satunya adalah tentang grup dan graf. Salah satu konsep yang menarik dari gruf dan graf kali ini kita akan membahas tentang Graf garis, Sub graf dan qilqiew yang akan manjadi pembahasan yang cukup menarik pada makalah ini dan akan memantu kita menyelesaikan masalah dalamkehidupan sehari-hari terutama permasalahan-permasalahan yang menyakut dengan teori graf.

Rumusan Masalah

Apakah yang dimaksud dengan graf garis dan kegunaanya ?

Apakah yang dimaksud dengan sub graf serta pembagian dan kegunaan ?

Apakah yang dimaksud degan Cliue dan kegunaanya ?

Tujuan

Untuk mengatahui dan mengenal graf garis dan kegunaannya dalam kehidupan

Untuk mengetahui apa itu subgraf, pembagin dan kegunaannya

Untuk mengetahui apa itu Cliue dan kegunaanya



Bab II

Pembahasan

2.1.Graf Garis 

Definisi 2.1. Graf G adalah pasangan himpunan (V, E) dengan V adalah himpunan tidak kosong dan berhingga dari objek-objek yang disebut sebagai titik dan E adalah himpunan (mungkin kosong) pasangan tak berurutan dari titik-titik berbeda di G yang disebut sebagai sisi.

Definisi 2.2. Sisi e = uv dikatakan menghubungkan titik u dan v. Jika e = uv adalah sisi di graf G, maka u dan v disebut bertetangga ( adjacent). Selanjutnya, sisi e dikatakan terkait ( incident) dengan titik u dan v.

Definisi 2.3. Matriks ketetanggaan untuk suatu graf dengan n titik didefinisikan sebagai An×n = [aij ] dimana aij bernilai 1 jika titik vi dan vj bertetangga, dan bernilai 0 jika titik vi dan vj tidak bertetangga

Definisi 2.4. Graf bipartisi lengkap adalah graf bipartisi dengan himpunan partisi X dan Y sehingga masing-masing titik di X dihubungkan dengan masing-masing titik di Y oleh tepat satu sisi. Jika |X| = m dan |Y | = n , maka graf bipartisi lengkap dinyatakan dengan Km,n

Definisi 2.5. Misal graf G dengan himpunan titik V (G) dan himpunan sisi E(G). Graf garis (line graph) L(G) adalah graf dengan V (L(G)) = E(G) dan titik di L(G) akan bertetangga jika dan hanya jika sisi-sisi yang bersesuaian saling terkait di G

Suatu graf G mempunyai graf lain sebagai graf garisnya, dinotasikan L(G), jika dan hanya jika graf G mempunyai minimal satu sisi yang akan dijadikan titik di L(G). Berikut adalah beberapa graf garis dari beberapa graf terhubung dengan struktur yang sederhana.

Definisi 3.1. Graf siklus Cn adalah graf terhubung sederhana yang setiap titiknya berderajat dua.

Teorema 3.2. Untuk n ≥ 3, graf garis dari Cn, dinotasikan dengan L(Cn) adalah graf Cn itu sendiri

Bukti. Misalkan himpunan titik dan himpunan sisi dari graf Siklus Cn, n ≥ 3 masing-masing dapat dituliskan sebagai berikut.

V (G) = {vi | 1 ≤ i ≤ n},

E(G) = {ei | ei = vivi+1, 1 ≤ i ≤ n − 1} ∪ {v1vn}.

Dari matriks ketetanggaan di atas terlihat bahwa v1 bertetangga dengan v2, v2 bertetangga dengan v3, v3 bertetangga dengan v4, v4 bertetangga dengan v5, begitu seterusnya hingga vn−1 bertetangga dengan vn, dan vn bertetangga dengan v1. Dengan demikian graf garis yang dibentuk dari graf siklus Cn dengan orde n untuk (n ≥ 3) dapat dituliskan sebagai

L(Cn) ~ C

Definisi 3.3. Graf lengkap merupakan graf sederhana yang setiap titiknya terhubung dengan titik lainnya. Graf Garis untuk Siklus, Graf Lengkap dan Bintang 3


Definisi 3.4. Banyaknya sisi dalam suatu graf lengkap dengan n titik adalah  

Teorema 3.5. Suatu graf lengkap Kn dengan orde n memiliki graf garis L(Kn) yang berbentuk graf 2(n − 2)− reguler, dengan n ≥ 3.

Bukti. Misalkan himpunan titik dan himpunan sisi dari graf lengkap Kn dapat dituliskan sebagai berikut.

V (G) = {vi | 1 ≤ i ≤ n},

 E(G) = {vivj | 1 ≤ i, j ≤ n, i 6 = j}.

Jika terdapat dua titik yang dihubungkan oleh satu sisi, maka graf garisnya adalah didapatnya satu titik baru dengan dua sisi. Sehingga jumlah titik akan berkurang satu dari bentuk semula. Sehingga derajat setiap titik juga akan berkurang satu menjadi (n − 2). Karena satu titik baru tersebut terhubung oleh dua sisi yang berderajat sama, sehingga didapatlah graf garis L(Kn), dalam hal ini masingmasing titik mempunyai derajat (n − 2) + (n − 2) = 2(n − 2). Ini berarti graf garis L(Kn) adalah graf 2(n−2)-reguler. Dengan demikian graf garis yang dibentuk dari graf Siklus Kn dengan orde n untuk (n ≥ 3) dapat dituliskan sebagai,

L(Kn) ' 2(n − 2) − reguler.

Definisi 3.6. Graf Bintang merupakan graf bipartisi lengkap yang berbentuk Sn dengan n ≥ 3.

Teorema 3.7. Suatu graf bintang (Sn) dengan orde n ≥ 3 memiliki graf garis yang berbentuk L(Sn) ~Kn−1.

Bukti. Misalkan himpunan titik dan himpunan sisi dari graf bintang Sn tersebut masing-masing dapat dituliskan sebagai berikut.

V (G) = {v1, v2, v3, · · · , vn−1, vn},

E(G) = {e1, e2, e3, · · · , en−1}



Dari matriks ketetanggaan setiap sisi di atas terlihat bahwa v1 bertetangga dengan v2, v3, v4, vi , vn. v2 bertetangga dengan v1. v3 bertetangga dengan v1. v4 bertetangga dengan v1. vi bertetangga dengan v1. vn bertetangga dengan v1. Dengan demikian graf garis yang dibentuk dari graf bintang Sn dengan orde n merupakan graf lengkap Kn−1. Sehingga dapat dituliskan sebagai

L(Sn) ~ Kn−1.

2.2. Sub Graf

Sub Graf Terdukung

Graf  disebut Subgraf dari G jika himpunan titik di H adalah subset dari himpunan titik-titik di G dan himpunan sisi-sisi di H adalah subset dari himpunan sisi-sisi di G. 

Sub Graf Rentangan

Jalan, Jejak, Lintasan, siklus. Sebuah jalan (walk) dalam graf G adalah sebuah urutan tak nol W = v0e1v1e2v2...eivi ...ekvk, yang suku-sukunya bergantian antara simpul dan sisi sedemikian hingga 1 ≤ i ≤ k, ujung dari ei adalah vi-1 dan vi . v0 disebut simpul awal (simpul asal). vk disebut simpul akhir (simpul terminus). vi, 1 < i < k, disebut simpul internal. Panjang sebuah jalan adalah banyaknya sisi dalam jalan tersebut.

Jika semua sisi pada sebuah jalan berlainan, maka jalan tersebut disebut jejak (trail). Jejak yang simpul awal dan simpul akhirnya berlainan disebut jejak tertutup. Jika simpul-simpul dari v0e1v1e2v2...eivi ...ekvk dari jalan W berlainan, maka W disebut lintasan (path). Lintasan tertutup dinamakan siklus. Siklus dengan banyaknya simpul n, dinotasikan dengan Cn.

Siklus : Jejak tertutup yang simpul awal dan simpul internalnya berlainan




Sebuah graf adalah terhubung jika setiap dua buah titik di G dihubungkan oleh lintasan di G

Jika G adalah graf terhubung, maka dikatakan bahwa komponen dari G adalah 1, dinotasikan ω(G) = 1. Definisikan graf tidak terhubung!

Graf G disebut terhubung jika untuk setiap dua simpul yang berbeda terdapat lintasan yang menghubungkan simpul-simpul tersebut

Sebuah lintasan geodesic (geodesic path) antara titik u dan v dari graf G adalah lintasan u-v dengan panjang minimum.

Panjang lintasan geodesic antara simpul u dan v dinamakan jarak antara simpul u dan v. Dinotasikan d(u, v).

Misalkan G = (V, E) adalah sebuah graf. G1 = (V1, E1) adalah subgraf dari G jika V1 V dan E1 E. 

Induced Subgraph. 

Spanning subgraph.


2.3. Cilque

Berikut akan dibahas mengenai bilangan clique pada graf gear   : 

1. Graf Gear dengan       

Berdasarkan teorema 2.4, Graf gear    adalah graf gear yang mempunyai  titik dan   sisi. 

Contoh : 


Gambar 4.1 Graf Gear    dengan       

 

Selanjutnya untuk menentukan bilangan clique pada graf gear   , caranya adalah mencari order dari subgraf komplit maksimum dari graf gear   . Subgraf komplit dari graf gear   adalah : 

K1 :    ●                                    K2 :       

Gambar 4.2 Subgraf komplit Graf Gear    

Subgraf komplit maksimum dari graf gear    adalah   , karena subgraf komplit maksimum adalah   , maka order dari    adalah 2, sehingga        . 

2. Graf Gear    dengan     

Berdasarkan teorema 2.4, Graf Gear   adalah graf gear yang memiliki 9 titik dan 12 sisi. 

Contoh: 


Gambar 4.3 Graf Gear    dengan n = 4 

Selanjutnya untuk menentukan bilangan clique pada graf gear   , caranya adalah mencari order dari subgraf komplit maksimum dari graf gear   . Subgraf komplit graf gear   adalah: 

K1: K2:                                       

Gambar 4.4 subgraf komplit Graf gear    

Subgraf komplit maksimum dari graf gear    adalah   , karena subgraf komplit maksimum adalah   , maka order dari    adalah 2, sehingga        . 

3. Graf Gear   dengan       

Berdasarkan teorema 2.4 Graf gear   adalah graf gear yang memiliki 11  titik dan 15 sisi. 

Contoh : 

   


Gambar 4.5 Graf Gear    dengan n = 5 

Selanjutnya untuk menentukan bilangan clique pada graf gear   , caranya adalah mencari order dari subgraf komplit maksimum dari graf gear   . Subgraf komplit graf gear    adalah: 

K1: K2:  

Gambar 4.6 Subgraf Komplit Graf Gear    

Subgraf komplit maksimum dari graf gear    adalah   , karena subgraf komplit maksimum adalah   , maka order dari    adalah 2, sehingga        . 

 

4. Graf Gear dengan       

Berdasarkan teorema 2.4, Graf gear    adalah graf gear yang mempunyai 13 titik dan 18 sisi. 

Contoh: 

 



Gambar 4.7 Graf Gear   dengan nn = 6 

Selanjutnya untuk menentukan bilangan clique graf gear   , caranya adalah mencari order dari subgraf komplit maksimum dari graf gear   . Subgraf komplit graf gear    adalah: 

K1: K2:  Gambar 4.8 Subgraf Komplit Graf Gear    

Subgraf komplit maksimum dari graf gear    adalah   , karena subgraf komplit maksimum adalah   , maka order dari    adalah 2, sehingga        . Berdasarkan beberapa penjelasan contoh diatas dapat dituliskan kembali sebagai berikut : 

Tabel 4.1 Bilangan Clique Pada Graf Gear    

Graf Gear 

Bilangan Clique 


   

         


   

         


   

         


   

         



   

        


 

Dari beberapa contoh yang di kerjakan dan berdasarkan tabel 4.1 maka dapat diambil kesimpulan sementara bahwa graf gear    memiliki pola        . Dengan demikian dapat dibuat teorema sebagai berikut:  

Teorema 4.1 

Jika G sebuah graf gear      , maka bilangan clique pada graf gear      adalah 2 

Bukti : 

Diketahui G adalah graf gear     . 

Andaikan         artinya         dan         Kasus 1:         

Hal ini berarti         atau         

Berdasarkan definisi 2.22 dan teorema 2.4, pada graf gear terdapat titik dan sebuah sisi. Berdasarkan definisi clique, maka pada graf gear terdapat subgraf komplit yaitu    dan   . Ditinjau dari definisi bilangan clique maka subgraf komplit maksimum dari graf gear tersebut adalah     dan penyataan tersebut kontradiksi dengan pengandaian atau        . 

Kasus 2         

Hal ini berarti                                         

 Sesuai definisi 2.22, graf gear adalah graf roda dengan penambahan satu titik diantara tiap-tiap pasangan titik pada sikel luar, ini berarti ada minimal 1 titik dimana titik itu tidak terhubung langsung dengan titik berbeda lainnya, hal tersebut kontradiksi dengan kenyataan graf komplit bahwa setiap 2 titik yang berbeda berhubungan langsung sehingga tidak terdapat subgraf komplit maksimum   . Jadi pengandaian salah. 

Dari kasus 1 dan kasus 2 maka dapat disimpulkan bahwa bilangan clique pada graf gear        .  

B. Bilangan Clique Pada Graf Barbel      

Berikut akan dibahas mengenai bilangan clique pada graf barbel      : 

1. Graf Barbel      dengan       

Berdasarkan definisi 2.23, Graf barbel      dengan    adalah graf barbel yang disusun dari 2 graf komplit    dan kedua graf tersebut dihubungkan dengan sebuah jembatan (sisi). Contoh: 

  

Gambar 4.9 Graf Barbel      Dengan     

Selanjutnya untuk menentukan bilangan clique dari graf barbel   , caranya adalah mencari order dari subgraf komplit maksimum dari graf barbel   . 

Subgraf komplit dari graf barbel   adalah : 

K1 : ● 

 

                           K3 :  

  

Gambar 4.10 Subgraf Komplit Graf Barbel Dengan     

Subgraf komplit maksimum dari graf barbel    adalah   , karena subgraf komplit maksimum adalah   , maka order dari    adalah 3, sehingga          

 

2. Graf Barbel      dengan      

Berdasarkan definisi 2.23,Graf barbel      dengan    adalah graf barbel yang disusun dari 2 graf komplit    dan kedua graf tersebut dihubungkan dengan sebuah jembatan (sisi). 

Contoh: 


Gambar 4.11 Graf barbel      Dengan     

Selanjutnya untuk menentukan bilangan clique dari graf barbel   , caranya adalah mencari order dari subgraf komplit maksimum dari graf barbel   . 

Subgraf komplit graf barbel    adalah : 

K1:           K2 : 

 

K3 :  K4 :  

 

 

 

 

Gambar 4.12 Subgraf Komplit Graf Barbel Dengan     

Subgraf komplit maksimum dari graf gear    adalah   , karena subgraf komplit maksimum adalah   , maka order dari    adalah 4, sehingga        . 

 

3. Graf Barbel      dengan     

Berdasarkan definisi 2.23,Graf barbel      dengan    adalah graf barbel yang disusun dari 2 graf komplit    dan kedua graf tersebut dihubungkan dengan sebuah jembatan (sisi). 

Contoh:  

 

 

Gambar 4.13 Graf Barbel      Dengan     

Selanjutnya untuk menentukan bilangan clique dari graf barbel   , caranya adalah mencari order subgraf komplit maksimum dari graf barbel   . 

Subgraf komplit graf barbel    adalah : 

K1:● K2 : 

 

K3 :  K4 :  

  

            K5 :  

Gambar 4.14 Subgraf Komplit Graf Barbel Dengan     Subgraf komplit maksimum dari graf gear    adalah   , karena subgraf komplit maksimum adalah   , maka order dari    adalah 5, sehingga        . 

 

4. Graf barbel      dengan     

Berdasarkan definisi 2.23,Graf barbel      dengan    adalah graf barbel yang disusun dari 2 graf komplit maksimum    dan kedua graf tersebut dihubungkan dengan sebuah jembatan (sisi). Contoh: 

 

 

Gambar 4.15 Graf barbel      Dengan     

Selanjutnya untuk menentukan bilangan clique dari graf barbel   , caranya adalah mencari order dari subgraf komplit maksimum graf barbel   . Subgraf komplit graf barbel    adalah: 

K1:    ● K2 : 

 

K3 :  K4 :  

  

   

K5 :    K6 :  

 

 

Gambar 4.16 Subgraf Komplit Graf Barbel Dengan     Subgraf komplit maksimum dari graf gear    adalah   , karena subgraf komplit maksimum adalah   , maka order dari    adalah 6, sehingga        . Berdasarkan beberapa penjelasan contoh diatas dapat dituliskan kembali sebagai berikut: 

Tabel 4.2 Bilangan Clique Pada Graf barbel    

Graf Barbel 

Bilangan Clique  


   


   


   


   



   

   


 

Dari tabel 4.2 dapat diambil kesimpulan sementara bahwa bilangan clique pada graf barbel    mempunyai rumusan            ,  untuk setiap   adalah bilangan asli. 

Teorema 4.2 

Jika G sebuah graf barbel      , maka bilangan clique pada graf barbel             

Bukti: 

Subgraf yang mungkin dari graf Barbel    adalah : 

I. K1 :  ● 

K1 merupakan subgraf dari    dan K1 subgraf komplit dari   tetapi K1 bukan subgraf komplit maksimum dari     

 

II.   

Atau  

 

 

 

Misal G1 dan G2 merupakan graf komplit    yang sama dari graf barbel  . G1 dan G2 merupakan subgraf dari   .Subgraf komplit yang mungkin dari G1 atau G2 adalah                 , sehingga subgraf komplit maksimum dari G1 atau G2 adalah    atau (graf G1 atau G2 itu sendiri).Jadi G1 atau G2 yaitu    merupakan subgraf komplit maksimum     

 


T  

Graf T adalah subgraf dari   , dengan G1 dan G2  merupakan graf komplit   yang sama. Subgraf T tersebut bukan subgraf komplit dari   , karena terdapat 2 titik berbeda yang tidak terhubung langsung. Sehingga T bukan subgraf komplit dari   . 

Berdasarkan pernyataan di atas, pernyataan II yang memenuhi syarat bilangan clique, sehingga dapat disimpulkan bahwa bilangan clique pada graf barbel    adalah   .  




Bab III

Penutup

3.1. Kesimpulan

Graf garis dari siklus Cn dengan orde n ≥ 3 adalah siklus Cn, graf garis dari graf lengkap (Kn) dengan orde n ≥ 3 adalah graf 2(n − 2)−reguler, serta graf garis dari graf bintang (Sn) dengan orde n ≥ 3 adalah graf lengkap Kn−1.

Graf  disebut Subgraf dari G jika himpunan titik di H adalah subset dari himpunan titik-titik di G dan himpunan sisi-sisi di H adalah subset dari himpunan sisi-sisi di G. 

Bilangan Clique pada Graf Gear    adalah 2, atau dapat ditulis, Bilangan Clique pada graf barbel    adalah  , atau dapat ditulis


3.2. Saran

Apabilal kita ingin menulis suatu materi pembelajaran ataupun pembuatan makalah hendaklah kita memiliki banyak referensi agar makalah ataupun buku yang dihasilkan memiliki kelengkapan dan tingkat galat yang sedikit.



Daftar Pustaka


Narwen, dkk, 2021. Graf Garis (Line Graph) Dari Graf Siklus, Graf Lengkap dan Graf Bintang.  Jurnal Matematika UNAND Vol.3 No.2 Hal. 1-4

Abdussakir, Abdussakir (2008) Graf Garis (Line Graph). Matematika Fakultas UIN Maulana Malik Ibrahim Malang,. (Unpublished)

Yulianti, Kartika. 2008 Hand Out Mata Kuliah Teori Graf. Fakultas Mipa, UPI

Islamiah,Ruchil. 2011 Rank Minimum dari G pada Field Z2. FSTT UIN Maulana Malik Ibrahim Malang